Home Nasional Berita Daerah Sebut Megawati Minta Azan Dihentikan, Pria Ini Dilaporkan Kader PDIP

Sebut Megawati Minta Azan Dihentikan, Pria Ini Dilaporkan Kader PDIP

225
0
SHARE
Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor melapor ke Polres Bogor

Menyebarkan berita fitnah dan hoax yang mencemarkan nama baik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawawati Soekarnoputri, H Munin dipolisikan.

Laporan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor ke Polres Bogor, karena tidak partai mereka dan ketua umumnya dihina dan difitnah tanpa bukti yang otentik.

Andriansyah, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor didampingi sejumlah pengurus melaporkan H Munin, karena menyebarkan berita hoax dan fitnah melalui sejumlah grop WA.

Beberapa chating Munin diantaranya, Megawati meminta pemerintah, agar menghentikan adzan karena berisik.

Di chating, berikutnya, Munin mengajak anggota gruop untuk menyebarkan info ini, agar umat Islam tahu, karena partai ini menyesatkan.

Andriansyah yang didampingi Gregorius SH, tim hukum DPC PDI Perjuangan saat membuat LP dan BAP mengatakan, H Munin selaku penyebar berita hoax, dilaporkan atas pelanggaran pasal 45 a ayat 2.

Gregorius, menegaskan, yang dilakukan Munin, merusak nama baik Megawati Soekarnoputri dan lembaga PDI Perjuangan.

Gregorius, anggota Peradi ini menyesalkan tindakan Munin yang menyebarkan berita tanpa bukti sehari setelah deklarasi damai dan anti SARA serta hoax.

“Jangan ganggu kedamaian Kabupaten Bogor jelang pilkada, dengan berita hoax. Kami akan lawan setiap berita hoax yang memfitnah PDI Perjuangan dan ibu ketua umum,”papar Greg.

Ia menegaskan, laporan ke polisi ini juga, sebagai pembelajaran bagi siapa saja, agar tidak gampang menyebarkan berita hoax yang mengancam keamanan.

“Kasus ini sangat serius. Dan kami tidak terima. PDI Perjuangan taat hukum. Makanya kami lapor ke polisi, agar diproses hukum,”kata Greg.

Sumber :poskotanews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here